Jumat, 04 Januari 2013
Rabu, 02 Januari 2013
Alumni SMA NEGERI 1 PAGUAT
Nama : Kamarudin Bilatula
T.T.L : Paguat, 15 Agustus 1993
NIM : 613412100
Jurusan : Agroteknologi
Fakultas : Pertanian UNG
Riwayat Pendidikan:
SDN Molosifat
SMP Negeri 4 Popayato
SMA Negeri 1 Paguat
MOTTO
Hati suci selalu benar, tetapi gejolak hati selalu mengubah hasrat hati suci,
Orang yang ada dalam hati suci adalah orang yang taqwa dan beriman,
Itulah tantangan hidup.
Rabu, 17 Oktober 2012
CERPEN: Pengalaman di Dunia Percintaan
Oleh
Kamarudin Bilatula yang mempunyai Pengalaman di Dunia Percintaan. Di zaman
sekarang ini banyak yang mengatakan bahwa semua laki-laki itu sama dan ada juga
yang mengatakan bahwa semua perempuan itu sama. Dari kedua perkataan tadi, itu
adalah kata-kata yang sangat ku benci karena aku menganggap bahwa tidak semua laki-laki
sama dan tidak semua perempuan itu sama, tapi aku masih sedikit khawatir dengan
perempuan, apalagi di zaman sekarang ini. Jika berbicara masalah Pacaran, aku
sudah mengenal kata itu sejak duduk di bangku SD yang biasa orang sebut cinta
monyet karena masih punya sifat kekanak-kanakan. Banyak perempuan yang
mengatakan bahwa aku adalah orangnya pendiam, tapi dibalik diriku seorang
pendiam asyik juga masih ada perempuan yang kagum pada diriku dan semua itu ku
anggap biasa-biasa saja. Pada waktu itu, aku mempunyai hubungan dengan salah
seorang perempuan,dalam menjalani hubungan itu aku kurang menjalaninya dengan
serius karena aku menganggap bahwa aku masih belum pantas melakukan itu dan
belum memfokuskan diri di Dunia Percintaan, tapi aku hanya mengambil pelajaran
atau makna dalam hubungan itu karena nantinya kita akan mengenal yang namanya Puberitas seorang remaja.
Semenjak masuk SMP, aku biasanya
mendapat salam dari seorang perempuan
yang di sampaikan lewat orang lain dan bahkan mendapat surat dari perempuan tersebut, tapi itu semua hanya ku anggap
biasa-biasa saja makanya orang mengatakan bahwa diriku adalah seorang pendiam dan
aku menerima dengan apa yang mereka katakan, biarlah mereka berkata seperti
itu, biarlah diriku seperti saya seperti ini, karena mereka tidak tahu apa sebenarnya
yang ada pada diriku dibalik seorang pendiam. Itu semua ku lakukan jangan
sampai terjerumus dalam Dunia Percintaan yang biasanya akan memutuskan cita-cita
atau keinginan yang akan aku capai, makanya aku kurang serius di dunia tersebut
dan tidak mengenal lebih dalam yang namanya Percintaan, tapi bukan berarti aku
tidak akan mengenalnya karena itu adalah suatu kewajiban yang ada pada diri
manusia yang nantinya akan mengenal yang namanya perkawinan.
Ketika di SMA aku sudah menjalani
yang namanya Pacaran dan itu aku
jalankan dengan serius dan harus hati-hati, dalam menjalani hubungan itu aku
tidak mengawasi atau mengkhawatirkan diriku sendiri karena aku sudah tahu
bagaimana menjalani hubungan dengan baik, tapi yang aku perhatikan adalah
seorang perempuan ini, apakah dia benar-benar serius dalam menjalani hubungan
ini atau tidak dan apakah dia setia atau tidak, apalagi berhubungan yang
saling berjauhan, itu juga bukan merupakan
hal tersulit bagi diriku dalam hubungan jarak jauh, biarpun dia tidak melihat
atau mendengar apa yang sedang ku lakukan pada saat jauh dari dirinya dan aku
tidak berani melakukan yang tidak-tidak yang hanya dapat menyakiti hatinya. Tetapi,
apakah dia nan jauh disana sama dengan apa yang dirasakan dan yang ku lakukan
disini, itu yang sangat sulit bagi diriku dalam menjalani sebuah hubungan. Masalah
percaya dengan tidak, aku memang benar-benar percaya pada dirinya dan apakah
dia juga benar-benar percaya pada diriku? Itu lagi yang sulit di bayangkan. Orang-orang
mengatakan bahwa semua itu hanyalah kata-kata yang keluar dari mulut dan tidak
dapat di percaya. Semua itu bagiku adalah sebuah kata-kata yang keluar dari
mulut yang langsung ke hati dan akan aku pertanggungjawabkan bukan di
permainkan, karena bagiku setiap kata adalah doa.......
***SELESAI***
Sabtu, 13 Oktober 2012
7 Ledakan Nuklir terbesar di Dunia
Ledakan Nuklir Terbesar - Nuklir merupakan sebuah istilah untuk untuk pelepasan energi secara
terus menerus dan konstan dari sebuah reaksi, sehingga menimbulkan
energi yang benar2 besar. Kebanyakan aplikasi nuklir dipakai pada banyak
aspek kehidupan seperti pembangkit energi listrik, energi gerak, maupun
persenjataan.
Dibawa ini adalah kumpulan ledakan nuklir terbesar di dunia yang sempat diabadikan melalui foto. Ledakan ini kebanyakan bukan berasal dari kecelakaan, namun hanya ujicoba semata.
1. foto dibawah diambil tertanggal 3 Juli 1970 oleh seorang tentara di sebuah tempat bernama Fangataufa.
Code bom ini Canopus, dan memiliki kekuatan ledakan sebesar 914 kt. Bom ini dihasilkan oleh Perancis (CMIIW)
2. Operasi Upshot-Knothole, dilakukan di Nevada Proving Ground antara Maret 17 and Juni 4, 1953, mengetes bom jenis beru yang menggunakan teori fission dan fusion.
Rumah dalam gambar terletak 3500 kaki dari pusat ledakan, kameranya sendiri dilindungi lapisan setebah 2 inchi, hanya butuh 2,6 detik saja dari awal bom tersebut meldak sampai ledakannya menghancurkan rumah tersebut
3. 1 Juli 1946, di Pulau Marshall, sebuah ledakan berbentuk jamur/cendawan terjadi di Samudra Pasifik Utara, dan merupakan ledakan pertama dari 2 ledakan dalam operasi Crossroads.
Di gambar dapat dilihat beberapa kapal perang yang merupakan milik AL Jerman dan Jepang.
4. Uji coba bom Bravo merupakan yang terburuk dalam sejarah US karena bencana yang disebabkan oleh radiasinya.
Kesalahan tersebut terjadi karena US salah menganalisa keadaan cuaca sehingga terjadi bencana radiasi tersebut.
5. Bom Trinity adalah ujicoba bom atom pertama yang dilakukan US, tertanggal 16 Juli 1945, yang dilakukan di 35 miles kearah tenggara dari Socorro, New Mexico, yang sekarang bernama White Sands Missile Range.
Saudaranya, The Fat Man yang menggunakan konsep dan design serupa, adalah bom yang dijatuhkan di Nagasaki. Kekuatan bom ini "hanya" 20 kiloton dan merupakan bom pertama yang memulai Zaman Atom atau Atomic Age.
6 dan 7. bom atom pada Hiroshima dan Nagasaki yang ditembakkan ke Kerajaan Jepang oleh US atas izin Presiden Harry S. Truman ini merupakan serangan bom atom pertama, bom pertama Little Boy yang ditembakkan tanggal 6 Agustus 1945, hari Senin di Hiroshima, sedangkan bom kedua "The Fat Man" ditembakkan di Nagasaki tanggal 9 Agustus 1945. Dua serangan bom atom inilah yang mengakhiri perlawanan Jepang pada Perang Dunia kedua. total kematian mencapai lebih dari 200.000 jiwa.
Nagasaki
Diatas ini merupakan gambar bom The Fat Man yang menghacurkan Nagasaki, berat sekitar 5 ton dan tingginya 10,6 kaki.
Hiroshima
Gambar diatas merupakan gambar bom Little Boy yang menghacurkan Hiroshima, berat sekitar 4-5 ton dan tinggi 9 kaki
gambar extra
gambar ini diambil 1 milisekon setelah ledakan bom, lihat ada semacam duri b di bawah ledakan tersebut, suhu pada duri tersebut bisa mecapai 20.000 Kelvin, 3,5 kali lebih panas daripada permukaan matahari.
Dibawa ini adalah kumpulan ledakan nuklir terbesar di dunia yang sempat diabadikan melalui foto. Ledakan ini kebanyakan bukan berasal dari kecelakaan, namun hanya ujicoba semata.
1. foto dibawah diambil tertanggal 3 Juli 1970 oleh seorang tentara di sebuah tempat bernama Fangataufa.


Code bom ini Canopus, dan memiliki kekuatan ledakan sebesar 914 kt. Bom ini dihasilkan oleh Perancis (CMIIW)
2. Operasi Upshot-Knothole, dilakukan di Nevada Proving Ground antara Maret 17 and Juni 4, 1953, mengetes bom jenis beru yang menggunakan teori fission dan fusion.

Rumah dalam gambar terletak 3500 kaki dari pusat ledakan, kameranya sendiri dilindungi lapisan setebah 2 inchi, hanya butuh 2,6 detik saja dari awal bom tersebut meldak sampai ledakannya menghancurkan rumah tersebut
3. 1 Juli 1946, di Pulau Marshall, sebuah ledakan berbentuk jamur/cendawan terjadi di Samudra Pasifik Utara, dan merupakan ledakan pertama dari 2 ledakan dalam operasi Crossroads.

Di gambar dapat dilihat beberapa kapal perang yang merupakan milik AL Jerman dan Jepang.
4. Uji coba bom Bravo merupakan yang terburuk dalam sejarah US karena bencana yang disebabkan oleh radiasinya.

Kesalahan tersebut terjadi karena US salah menganalisa keadaan cuaca sehingga terjadi bencana radiasi tersebut.
5. Bom Trinity adalah ujicoba bom atom pertama yang dilakukan US, tertanggal 16 Juli 1945, yang dilakukan di 35 miles kearah tenggara dari Socorro, New Mexico, yang sekarang bernama White Sands Missile Range.

Saudaranya, The Fat Man yang menggunakan konsep dan design serupa, adalah bom yang dijatuhkan di Nagasaki. Kekuatan bom ini "hanya" 20 kiloton dan merupakan bom pertama yang memulai Zaman Atom atau Atomic Age.
6 dan 7. bom atom pada Hiroshima dan Nagasaki yang ditembakkan ke Kerajaan Jepang oleh US atas izin Presiden Harry S. Truman ini merupakan serangan bom atom pertama, bom pertama Little Boy yang ditembakkan tanggal 6 Agustus 1945, hari Senin di Hiroshima, sedangkan bom kedua "The Fat Man" ditembakkan di Nagasaki tanggal 9 Agustus 1945. Dua serangan bom atom inilah yang mengakhiri perlawanan Jepang pada Perang Dunia kedua. total kematian mencapai lebih dari 200.000 jiwa.
Nagasaki


Hiroshima


Gambar diatas merupakan gambar bom Little Boy yang menghacurkan Hiroshima, berat sekitar 4-5 ton dan tinggi 9 kaki
gambar extra

gambar ini diambil 1 milisekon setelah ledakan bom, lihat ada semacam duri b di bawah ledakan tersebut, suhu pada duri tersebut bisa mecapai 20.000 Kelvin, 3,5 kali lebih panas daripada permukaan matahari.
Jumat, 12 Oktober 2012
Teori Biaya Produksi
Biaya kesempatan adalah nilai sumber daya dalam
penggunaan yang terbaik. Biaya kesempatan perlu dipertimbangkan dalam mengukur
seluruh biaya produksi.
Biaya
eksplisit adalah biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi yang berbentuk
kas, sedangkan biaya implisit adalah biaya dikeluarkan dalam proses produksi
dalam bentuk nonkas.
Keuntungan
ekonomi adalah penerimaan dikurangi semua biaya, tercakup di dalamnya
pengembalian normal untuk manajemen dan modal.
Biaya
marjinal adalah perubahan biaya total yang berkaitan dengan perubahan satu unit
output. Sedangkan, biaya inkremental dapat diartikan sebagai tambahan biaya
total dari penerapan keputusan manajerial.
Biaya Rata-rata, Biaya Marjinal dan Biaya Total
Rata-rata
Fungsi
biaya rata-rata atau unit-1 kadang-kadang lebih berguna dari fungsi biaya total
dalam pengambilan keputusan suatu usaha di sektor pertanian. Fungsi biaya
rata-rata dapat diperoleh dengan membagi fungsi biaya total yang relevan dengan
output.
Fungsi biaya
marjinal berpotongan dengan fungsi biaya total rata-rata dan fungsi biaya
variabel rata-rata di titik minimum ke dua fungsi tersebut.
(a) Menurun,
apabila skala pengembalian dalam produksi adalah meningkat,
(b) Konstan, apabila skala pengembalian dalam produksi adalah konstan, dan
(c) Meningkat, apabila skala pengembalian dalam produksi adalah menurun.
(b) Konstan, apabila skala pengembalian dalam produksi adalah konstan, dan
(c) Meningkat, apabila skala pengembalian dalam produksi adalah menurun.
Fungsi biaya
rata-rata jangka panjang adalah merupakan kurva amplop dari sejumlah kurva
biaya rata-rata jangka pendek.
Pada tingkat
output yang hasilnya di spesifikasi tingkat keuntungan ekonomi diperoleh dengan
membagi keuntungan ditambah biaya tetap total dengan kontribusi keuntungan
Analisis
titik impas adalah spesial pada kasus analisis keuntungan di mana keuntungan
diharuskan sama dengan nol.
Suatu usaha
dapat dikatakan tinggi tingkat pengungkitannya apabila biaya tetap adalah
relatif lebih besar (tinggi) dari pada biaya variabel. Pada umumnya, penggunaan
analisis pengungkitan operasi menyatakan secara tidak langsung tingginya
tingkat risiko keuntungan sepanjang waktu. Dalam arti kata, peningkatan nilai
pengungkitan operasi menyatakan lebih bervariasinya keuntungan sepanjang waktu,
oleh karena itu tinggi tingkat risikonya.
Pengungkitan operasi dapat diukur dengan
elastisitas keuntungan, yang didefinisikan sebagai persentase perubahan
keuntungan yang berkaitan dengan satu persen perubahan output. Secara matematis
elastisitas keuntungan dapat diformulasikan menjadi:
Sumber
Buku Ekonomi Pertanian Karya Ratya Anindita, dkk.
Kamis, 11 Oktober 2012
Dasar-Dasar Ilmu Tanah
KLASIFIKASI TANAH USDA 1975
Posted by KAMARUDIN BILATULA
Salah satu sistem klasifikasi tanah yang telah dikembangkan Amerika Serikat dikenal dengan nama: Soil Taxonomy (USDA, 1975). Sistem klasifikasi ini menggunakan enam (6) kateori, yaitu:
1. Ordo
2. Subordo
3. Great group
4. Subgroup
5. Family
6. seri
Sistem klasifikasi tanah ini berbeda dengan sistem yang sudah ada sebelumnya. Sistem klasifikasi ini memiliki keistimewaan terutama dalam hal:
1. Penamaan atau Tata Nama atau cara penamaan.
2. Definisi-definisi horison penciri.
3. Beberapa sifat penciri lainnya.
Sistem klasifikasi tanah terbaru ini memberikan Penamaan Tanah berdasarkan sifat utama dari tanah tersebut. Menurut Hardjowigeno (1992)terdapat 10 ordo tanah dalam sistem Taksonomi Tanah USDA 1975, yaitu:
1. Alfisol
2. Aridisol
3. Entisol
4. Histosol
5. Inceptisol
6. Mollisol
7. Oxisol
8. Spodosol
9. Ultisol
10. Vertisol
Alfisol:
Tanah yang termasuk ordo Alfisol merupakan tanah-tanah yang terdapat penimbunan liat di horison bawah (terdapat horison argilik)dan mempunyai kejenuhan basa tinggi yaitu lebih dari 35% pada kedalaman 180 cm dari permukaan tanah. Liat yang tertimbun di horison bawah ini berasal dari horison di atasnya dan tercuci kebawah bersama dengan gerakan air. Padanan dengan sistem klasifikasi yang lama adalah termasuk tanah Mediteran Merah Kuning, Latosol, kadang-kadang juga Podzolik Merah Kuning.
Aridisol:
Tanah yang termasuk ordo Aridisol merupakan tanah-tanah yang mempunyai kelembapan tanah arid (sangat kering). Mempunyai epipedon ochrik, kadang-kadang dengan horison penciri lain. Padanan dengan klasifikasi lama adalah termasuk Desert Soil.
Entisol:
Tanah yang termasuk ordo Entisol merupakan tanah-tanah yang masih sangat muda yaitu baru tingkat permulaan dalam perkembangan. Tidak ada horison penciri lain kecuali epipedon ochrik, albik atau histik. Kata Ent berarti recent atau baru. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Aluvial atau Regosol.
Histosol:
Tanah yang termasuk ordo Histosol merupakan tanah-tanah dengan kandungan bahan organik lebih dari 20% (untuk tanah bertekstur pasir) atau lebih dari 30% (untuk tanah bertekstur liat). Lapisan yang mengandung bahan organik tinggi tersebut tebalnya lebih dari 40 cm. Kata Histos berarti jaringan tanaman. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Organik atau Organosol.
Inceptisol:
Tanah yang termasuk ordo Inceptisol merupakan tanah muda, tetapi lebih berkembang daripada Entisol. Kata Inceptisol berasal dari kata Inceptum yang berarti permulaan. Umumnya mempunyai horison kambik. Tanah ini belum berkembang lanjut, sehingga kebanyakan dari tanah ini cukup subur. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Aluvial, Andosol, Regosol, Gleihumus, dll.
Mollisol:
Tanah yang termasuk ordo Mollisol merupakan tanah dengan tebal epipedon lebih dari 18 cm yang berwarna hitam (gelap), kandungan bahan organik lebih dari 1%, kejenuhan basa lebih dari 50%. Agregasi tanah baik, sehingga tanah tidak keras bila kering. Kata Mollisol berasal dari kata Mollis yang berarti lunak. Padanan dengan sistem kalsifikasi lama adalah termasuk tanah Chernozem, Brunize4m, Rendzina, dll.
Oxisol:
Tanah yang termasuk ordo Oxisol merupakan tanah tua sehingga mineral mudah lapuk tinggal sedikit. Kandungan liat tinggi tetapi tidak aktif sehingga kapasitas tukar kation (KTK) rendah, yaitu kurang dari 16 me/100 g liat. Banyak mengandung oksida-oksida besi atau oksida Al. Berdasarkan pengamatan di lapang, tanah ini menunjukkan batas-batas horison yang tidak jelas. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Latosol (Latosol Merah & Latosol Merah Kuning), Lateritik, atau Podzolik Merah Kuning.
Spodosol:
Tanah yang termasuk ordo Spodosol merupakan tanah dengan horison bawah terjadi penimbunan Fe dan Al-oksida dan humus (horison spodik) sedang, dilapisan atas terdapat horison eluviasi (pencucian) yang berwarna pucat (albic). Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Podzol.
Ultisol:
Tanah yang termasuk ordo Ultisol merupakan tanah-tanah yang terjadi penimbunan liat di horison bawah, bersifat masam, kejenuhan basa pada kedalaman 180 cm dari permukaan tanah kurang dari 35%. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Podzolik Merah Kuning, Latosol, dan Hidromorf Kelabu.
Vertisol:
Tanah yang termasuk ordo Vertisol merupakan tanah dengan kandungan liat tinggi (lebih dari 30%) di seluruh horison, mempunyai sifat mengembang dan mengkerut. Kalau kering tanah mengkerut sehingga tanah pecah-pecah dan keras. Kalau basah mengembang dan lengket. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Grumusol atau Margalit.
Daftar Pustaka:
Hardjowigeno, S. 1992. Ilmu Tanah. Edisi ketiga. PT. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta. 233 halaman.
1. Ordo
2. Subordo
3. Great group
4. Subgroup
5. Family
6. seri
Sistem klasifikasi tanah ini berbeda dengan sistem yang sudah ada sebelumnya. Sistem klasifikasi ini memiliki keistimewaan terutama dalam hal:
1. Penamaan atau Tata Nama atau cara penamaan.
2. Definisi-definisi horison penciri.
3. Beberapa sifat penciri lainnya.
Sistem klasifikasi tanah terbaru ini memberikan Penamaan Tanah berdasarkan sifat utama dari tanah tersebut. Menurut Hardjowigeno (1992)terdapat 10 ordo tanah dalam sistem Taksonomi Tanah USDA 1975, yaitu:
1. Alfisol
2. Aridisol
3. Entisol
4. Histosol
5. Inceptisol
6. Mollisol
7. Oxisol
8. Spodosol
9. Ultisol
10. Vertisol
Alfisol:
Tanah yang termasuk ordo Alfisol merupakan tanah-tanah yang terdapat penimbunan liat di horison bawah (terdapat horison argilik)dan mempunyai kejenuhan basa tinggi yaitu lebih dari 35% pada kedalaman 180 cm dari permukaan tanah. Liat yang tertimbun di horison bawah ini berasal dari horison di atasnya dan tercuci kebawah bersama dengan gerakan air. Padanan dengan sistem klasifikasi yang lama adalah termasuk tanah Mediteran Merah Kuning, Latosol, kadang-kadang juga Podzolik Merah Kuning.
Aridisol:
Tanah yang termasuk ordo Aridisol merupakan tanah-tanah yang mempunyai kelembapan tanah arid (sangat kering). Mempunyai epipedon ochrik, kadang-kadang dengan horison penciri lain. Padanan dengan klasifikasi lama adalah termasuk Desert Soil.
Entisol:
Tanah yang termasuk ordo Entisol merupakan tanah-tanah yang masih sangat muda yaitu baru tingkat permulaan dalam perkembangan. Tidak ada horison penciri lain kecuali epipedon ochrik, albik atau histik. Kata Ent berarti recent atau baru. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Aluvial atau Regosol.
Histosol:
Tanah yang termasuk ordo Histosol merupakan tanah-tanah dengan kandungan bahan organik lebih dari 20% (untuk tanah bertekstur pasir) atau lebih dari 30% (untuk tanah bertekstur liat). Lapisan yang mengandung bahan organik tinggi tersebut tebalnya lebih dari 40 cm. Kata Histos berarti jaringan tanaman. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Organik atau Organosol.
Inceptisol:
Tanah yang termasuk ordo Inceptisol merupakan tanah muda, tetapi lebih berkembang daripada Entisol. Kata Inceptisol berasal dari kata Inceptum yang berarti permulaan. Umumnya mempunyai horison kambik. Tanah ini belum berkembang lanjut, sehingga kebanyakan dari tanah ini cukup subur. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Aluvial, Andosol, Regosol, Gleihumus, dll.
Mollisol:
Tanah yang termasuk ordo Mollisol merupakan tanah dengan tebal epipedon lebih dari 18 cm yang berwarna hitam (gelap), kandungan bahan organik lebih dari 1%, kejenuhan basa lebih dari 50%. Agregasi tanah baik, sehingga tanah tidak keras bila kering. Kata Mollisol berasal dari kata Mollis yang berarti lunak. Padanan dengan sistem kalsifikasi lama adalah termasuk tanah Chernozem, Brunize4m, Rendzina, dll.
Oxisol:
Tanah yang termasuk ordo Oxisol merupakan tanah tua sehingga mineral mudah lapuk tinggal sedikit. Kandungan liat tinggi tetapi tidak aktif sehingga kapasitas tukar kation (KTK) rendah, yaitu kurang dari 16 me/100 g liat. Banyak mengandung oksida-oksida besi atau oksida Al. Berdasarkan pengamatan di lapang, tanah ini menunjukkan batas-batas horison yang tidak jelas. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Latosol (Latosol Merah & Latosol Merah Kuning), Lateritik, atau Podzolik Merah Kuning.
Spodosol:
Tanah yang termasuk ordo Spodosol merupakan tanah dengan horison bawah terjadi penimbunan Fe dan Al-oksida dan humus (horison spodik) sedang, dilapisan atas terdapat horison eluviasi (pencucian) yang berwarna pucat (albic). Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Podzol.
Ultisol:
Tanah yang termasuk ordo Ultisol merupakan tanah-tanah yang terjadi penimbunan liat di horison bawah, bersifat masam, kejenuhan basa pada kedalaman 180 cm dari permukaan tanah kurang dari 35%. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Podzolik Merah Kuning, Latosol, dan Hidromorf Kelabu.
Vertisol:
Tanah yang termasuk ordo Vertisol merupakan tanah dengan kandungan liat tinggi (lebih dari 30%) di seluruh horison, mempunyai sifat mengembang dan mengkerut. Kalau kering tanah mengkerut sehingga tanah pecah-pecah dan keras. Kalau basah mengembang dan lengket. Padanan dengan sistem klasifikasi lama adalah termasuk tanah Grumusol atau Margalit.
Daftar Pustaka:
Hardjowigeno, S. 1992. Ilmu Tanah. Edisi ketiga. PT. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta. 233 halaman.
PROFIL TANAH
Definisi Profil Tanah
Profil tanah didefinisikan sebagai irisan vertikal tanah dari lapisan paling atas hingga ke bahan induk tanah.
Profil dari tanah mineral yang telah berkembang lanjut biasanya memiliki horison-horison sebagai berikut: O - A - E - B - C - R
Keterangan:
1. Horison O adalah horison yang terdiri dari bahan serasah atau sisa-sisa tanaman (Oi) dan bahan organik tanah (BOT) hasil dekomposisi serasah (Oa).
2. Horison A adalah horison mineral berbahan organik tanah (BOT) tinggi sehingga berwarna agak gelap.
3. Horison E adalah horison mineral yang telah tereloviasi (tercuci) sehingga kadar BOT, liat silikat, Fe dan Al rendahtetapi kadar pasir & debu kuarsa (seskuoksida) dan mineral resisten lainnya tinggi serta berwarna terang.
4. Horison B adalah horison illuviasi yaitu horison akumulasi bahan eluvial dari horison diatasnya.
5. Horison C adalah lapisan yang bahan penyusunnya masih sama dengan bahan induk atau belum terjadi perubahan secara kimiawi.
6. R adalah bahan induk tanah.
Ada tiga istilah yang sering diutarakan dalam ilmu tanah, yaitu:
1. Solum tanah yaitu lapisan tanah yang meliputi horison: O - A - E - B.
2. Lapisan tanah atas (top soil) yaitu lapisan tanah yang meliputi horison: O - A.
3. Lapisan tanah bawah yaitu lapisan tanah yang meliputi horison: E - B.
Profil tanah didefinisikan sebagai irisan vertikal tanah dari lapisan paling atas hingga ke bahan induk tanah.
Profil dari tanah mineral yang telah berkembang lanjut biasanya memiliki horison-horison sebagai berikut: O - A - E - B - C - R
Keterangan:
1. Horison O adalah horison yang terdiri dari bahan serasah atau sisa-sisa tanaman (Oi) dan bahan organik tanah (BOT) hasil dekomposisi serasah (Oa).
2. Horison A adalah horison mineral berbahan organik tanah (BOT) tinggi sehingga berwarna agak gelap.
3. Horison E adalah horison mineral yang telah tereloviasi (tercuci) sehingga kadar BOT, liat silikat, Fe dan Al rendahtetapi kadar pasir & debu kuarsa (seskuoksida) dan mineral resisten lainnya tinggi serta berwarna terang.
4. Horison B adalah horison illuviasi yaitu horison akumulasi bahan eluvial dari horison diatasnya.
5. Horison C adalah lapisan yang bahan penyusunnya masih sama dengan bahan induk atau belum terjadi perubahan secara kimiawi.
6. R adalah bahan induk tanah.
Ada tiga istilah yang sering diutarakan dalam ilmu tanah, yaitu:
1. Solum tanah yaitu lapisan tanah yang meliputi horison: O - A - E - B.
2. Lapisan tanah atas (top soil) yaitu lapisan tanah yang meliputi horison: O - A.
3. Lapisan tanah bawah yaitu lapisan tanah yang meliputi horison: E - B.
Langganan:
Postingan (Atom)








